Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

BENCANA TANAH LONGSOR

IR I WAYAN WARDITHA 21 Januari 2026 Dibaca 119 Kali
BENCANA TANAH LONGSOR

Padangan16 Januari 2026.

Hujan lebat berkepanjangan sore tanggal 15 Januari 2026 menyebabkan beberapa lonsor dan robohnya beberapa infrastruktur di Desa Padangan. Dampak dari bencana ini hampir merata di setiap banjar dinas, dengan kapasitas yang berbeda beda namun syukur sekali tidak ada korban jiwa. Adapun data yang terhimpun dari hari pertama dan kedua kejadian adalah sebagai betikut.

Br Dinas Dauh Tukad: ada 5 rumah tangga terdampak longsor, rata rata longsoran terjadi di belakang rumah.

Banjar Dinas Padangan Kelod : akses jalan gang terputus terdampak 3 KK, sekolah SMP N4 jebol mengakibatkan tiang listrik roboh menimpa rumah warga, 3 jembatan penghubung jalan usaha tani terputus dan TPA  jebol.

Banjar Dinas Padangan Kangin : halaman warga jebol sehingga membahayakan rumah utama, akses jalan gang longsor terdampak 4 kk, jalan subak Abyan Batur Cepaka terputus karena longsor dan satu beji kena longsor.

Banjar Dinas Padangan Kaja halaman rumah warga senderan jebol.

Jaringan Air Bersih Desa yang dikelola Bumdes mengalami kerusakan, pamsimas dauh tukad bak tangkapny " urugan".

Halaman belakang pura subak kendal longsor.

Masyarakat begitu sigapnya bergotong royong untuk membuka akses jalan di subak abyan batur cepaka, pemdes Padangan bersama SMP 4 di bantu warga membuka akses jalan. Di banjar dinas Dauh Tukad warga bergotong royong untuk membersihkan bekas longsoran.

Di hari ke dua BPBD Tabanan menyerahkan beberapa bantuan untuk meringankan warga terdampak, sedangkan pemerintah Desa Padangan melakukan pendataan dengan seksama dan berencana memberikan bantuan untuk pemulihan infrastruktur di bantu oleh tokoh tokoh masyarakat untuk mempercepat pemulihan tersebut.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

35.1% Realisasi

APBDes 2025 Pelaksanaan

Rp 4.705.460.631,00 Rp 1.650.931.178,44
Pendapatan 39.17%
Realisasi: Rp 841.330.537,94 Anggaran: Rp 2.148.147.000,00
Belanja 19.52%
Realisasi: Rp 456.857.325,00 Anggaran: Rp 2.340.230.315,50
Pembiayaan 162.49%
Realisasi: Rp 352.743.315,50 Anggaran: Rp 217.083.315,50
39.2% Realisasi

APBDes 2025 Pendapatan

Rp 2.148.147.000,00 Rp 841.330.537,94
Hasil Usaha Desa 159.23%
Realisasi: Rp 7.961.434,00 Anggaran: Rp 5.000.000,00
Hasil Aset Desa 4.76%
Realisasi: Rp 1.855.000,00 Anggaran: Rp 39.000.000,00
Dana Desa 60%
Realisasi: Rp 510.654.600,00 Anggaran: Rp 851.091.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 289.014.000,00
Alokasi Dana Desa 41.67%
Realisasi: Rp 272.600.000,00 Anggaran: Rp 654.242.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 10.35%
Realisasi: Rp 15.900.000,00 Anggaran: Rp 153.600.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 20.15%
Realisasi: Rp 28.650.000,00 Anggaran: Rp 142.200.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 8.44%
Realisasi: Rp 675.000,00 Anggaran: Rp 8.000.000,00
Bunga Bank 50.58%
Realisasi: Rp 3.034.503,94 Anggaran: Rp 6.000.000,00
19.5% Realisasi

APBDes 2025 Pembelanjaan

Rp 2.340.230.315,50 Rp 456.857.325,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 30.87%
Realisasi: Rp 347.064.325,00 Anggaran: Rp 1.124.175.759,46
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 8.96%
Realisasi: Rp 63.288.000,00 Anggaran: Rp 706.283.990,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 2.2%
Realisasi: Rp 4.505.000,00 Anggaran: Rp 204.799.200,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 178.971.366,04
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 33.33%
Realisasi: Rp 42.000.000,00 Anggaran: Rp 126.000.000,00