Padangan16 Januari 2026.
Hujan lebat berkepanjangan sore tanggal 15 Januari 2026 menyebabkan beberapa lonsor dan robohnya beberapa infrastruktur di Desa Padangan. Dampak dari bencana ini hampir merata di setiap banjar dinas, dengan kapasitas yang berbeda beda namun syukur sekali tidak ada korban jiwa. Adapun data yang terhimpun dari hari pertama dan kedua kejadian adalah sebagai betikut.
Br Dinas Dauh Tukad: ada 5 rumah tangga terdampak longsor, rata rata longsoran terjadi di belakang rumah.
Banjar Dinas Padangan Kelod : akses jalan gang terputus terdampak 3 KK, sekolah SMP N4 jebol mengakibatkan tiang listrik roboh menimpa rumah warga, 3 jembatan penghubung jalan usaha tani terputus dan TPA jebol.
Banjar Dinas Padangan Kangin : halaman warga jebol sehingga membahayakan rumah utama, akses jalan gang longsor terdampak 4 kk, jalan subak Abyan Batur Cepaka terputus karena longsor dan satu beji kena longsor.
Banjar Dinas Padangan Kaja halaman rumah warga senderan jebol.
Jaringan Air Bersih Desa yang dikelola Bumdes mengalami kerusakan, pamsimas dauh tukad bak tangkapny " urugan".
Halaman belakang pura subak kendal longsor.
Masyarakat begitu sigapnya bergotong royong untuk membuka akses jalan di subak abyan batur cepaka, pemdes Padangan bersama SMP 4 di bantu warga membuka akses jalan. Di banjar dinas Dauh Tukad warga bergotong royong untuk membersihkan bekas longsoran.
Di hari ke dua BPBD Tabanan menyerahkan beberapa bantuan untuk meringankan warga terdampak, sedangkan pemerintah Desa Padangan melakukan pendataan dengan seksama dan berencana memberikan bantuan untuk pemulihan infrastruktur di bantu oleh tokoh tokoh masyarakat untuk mempercepat pemulihan tersebut.